Travel lampung
HOME ABOUT US LEGALITAS NEWS / ARTICLE SPESIAL PROMO RISET GRATIS
Categories
Artikel 
Backlink 
Blogspot 
Facebook 
Google 
Hosting 
Instagram 
Internet 
Internet Marketing 
SEO 
Twitter 
Whatsapp 
Wordpress 
Our Office
CV. Morosakato
Jl. Damai I No. 37 Harapan Jaya, Bekasi Utara Kota Bekasi 17124
Marketing
Iman Bro
Ponsel
0812 - 843 - 29553
0858 - 830 - 01535
0818 - 069 - 55207
Fax
(021) 237 - 29115
Pin BB
588BF25C
Konsultasi Internet Marketing (Gratis)
Putra Candra Buana
Pin BB
74066D3D
Customer Service
Nur Aini
Ponsel
0899 - 944 - 8349
Pin BB
535CC656

Import Blogspot
Hadist Bermaaf-maafan Sebelum Ramadhan
Antara Puasa Dan Tauhid
Puasa Demi Menggapai Ridho Illahi
Warna Lidah Menandakan Adanya Penyakit
Manfaat Rebung untuk Kesehatan Tubuh Kita
10 Tips Mudik
Tips Menulis Artikel SEO Friendly
indahnya ramadhan
ASTAGA, WAJAH BUMI TIDAK BIRU LAGI
MENURUT ILMUWAN, CARA NABI MUSA BELAH LAUTAN
Gadis Ini Di Kecam banyak Orang Gara Gara Status Facebook
Pesan Salah Satu Korban Pesawat Air Asia Sebelum Jatuh
Bumi Akan Gelap Total selama 3 Hari Prediksi NASA
Manfaat Buah Apel
Hewan Qurban

Bapak Internet: Masa Kegelapan Akan Kembali Terjadi

Bapak Internet: Masa Kegelapan Akan Kembali Terjadi

Informasi dalam format digital memang sudah menjadi hal yang lumrah saat ini. Namun jika Anda ingin informasi penting itu tetap bertahan selamanya, Vint Cerf atau yang dikenal sebagai Bapak Internet, menyarankan untuk mencetaknya dalam bentuk fisik.

Cerf dalam acara American Association for the Advancement of Science di San Jose, California, menyampaikan pemikirannya mengenai perubahan teknologi waktu ke waktu. Menurutnya, orang-orang di masa depan akan menghadapi masalah yang sama saat teknologi berubah sebelumnya. 

Salah satu pelopor internet ini mengatakan, sudah saatnya untuk mulai melestrasikan sejumlah besar data digital, sebelum semuanya hilang selamanya. Cerf memperingatkan bahwa abad ke-21 bisa saja menjadi 'Dark Ages' atau masa kegelapan kedua karena banyaknya data yang disimpan dalam format digital.

Jika demikian, maka generasi masa depan akan kesulitan untuk mengetahui tentang masa kini karena teknologi berkembang dengan cepat sehingga file lama kemungkinan tidak lagi bisa diakses.

"Jika kita tidak menemukan solusi, generasi mendatang akan sangat kesulitan mengetahui tentang kita. Kita tidak ingin kehidupan digital memudar, jadi kita ingin menjaganya dengan cara yang sama seperti menjaga buku dan lainnya. Kita harus memastikan bahwa objek digital yang kita buat bisa bertahan di masa depan," ungkap Cerf seperti dilansir Telegraph, Kamis (19/2/2015).

Vice President Google ini pun merekomendasikan membuat sebuah sistem yang tidak hanya dapat menyimpan format digital. Tapi juga dapat melindungi detail software dan sistem operasi yang dibutuhkan untuk mengakses format digital tersebut. Dengan demikian, informasi digital saat ini bisa diciptakan kembali di masa depan.

Untuk saat ini, dia menyarankan kita untuk mencetak dokumen penting dalam bentuk fisik, seperti foto keluarga. Hal ini untuk mencegah agar konten-konten berharga tidak hilang karena kemungkinan tidak kompatibel dengan sistem masa depan.

"Kita mungkin memiliki berbagai format untuk foto dan film digital, format-format itu membutuhkan software yang tepat. Kadang standarisasi yang digunakan untuk objek-objek tersebut hilang dan digantikan dengan alternatif lain. Jadi jika ada gambar yang sangat berharga bagi Anda, maka cetaklah dalam bentuk fisik," saran Cerf.

TAG :