Travel lampung
HOME ABOUT US LEGALITAS NEWS / ARTICLE SPESIAL PROMO RISET GRATIS
Categories
Artikel 
Backlink 
Blogspot 
Facebook 
Google 
Hosting 
Instagram 
Internet 
Internet Marketing 
SEO 
Twitter 
Whatsapp 
Wordpress 
Our Office
CV. Morosakato
Jl. Damai I No. 37 Harapan Jaya, Bekasi Utara Kota Bekasi 17124
Marketing
Iman Bro
Ponsel
0812 - 843 - 29553
0858 - 830 - 01535
0818 - 069 - 55207
Fax
(021) 237 - 29115
Pin BB
588BF25C
Konsultasi Internet Marketing (Gratis)
Putra Candra Buana
Pin BB
74066D3D
Customer Service
Nur Aini
Ponsel
0899 - 944 - 8349
Pin BB
535CC656

Import Blogspot
Hadist Bermaaf-maafan Sebelum Ramadhan
Antara Puasa Dan Tauhid
Puasa Demi Menggapai Ridho Illahi
Warna Lidah Menandakan Adanya Penyakit
Manfaat Rebung untuk Kesehatan Tubuh Kita
10 Tips Mudik
Tips Menulis Artikel SEO Friendly
indahnya ramadhan
ASTAGA, WAJAH BUMI TIDAK BIRU LAGI
MENURUT ILMUWAN, CARA NABI MUSA BELAH LAUTAN
Gadis Ini Di Kecam banyak Orang Gara Gara Status Facebook
Pesan Salah Satu Korban Pesawat Air Asia Sebelum Jatuh
Bumi Akan Gelap Total selama 3 Hari Prediksi NASA
Manfaat Buah Apel
Hewan Qurban

CEO WhatsApp Sindir Fitur Baru iMessage

CEO WhatsApp Sindir Fitur Baru iMessage

Aplikasi WhatsApp (ist.)

Liputan6.com, Worldwide Developers Conference (WWDC) Apple menjadi salah satu acara yang menarik perhatian para pelaku di industri teknologi, termasuk CEO WhatsApp, Jan Koum. Namun Koum ternyata tidak terlalu terkesan dengan sejumlah fitur baru yang ada di iOS 8.

Koum yang juga salah satu pendiri WhatsApp, menyindir Apple melalui akun Twitter miliknya. Menurutnya, ada beberapa fitur baru iMessage yang tampak mirip dengan WhatsApp.

"Sangat tersanjung melihat Apple 'meminjam' sejumlah fitur WhatsApp di iMessage pada iOS 8 #innovation," kicau Koum, seperti dilansir Mashable, Rabu (4/6/2014).

Koum tidak merinci fitur yang dimaksud dalam tweet-nya tersebut. Tapi Apple dalam acara WWDC 2014 mengumumkan opsi untuk memasukkan audio, video, dan informasi lokasi di dalam percakapan. Semua fitur ini bisa ditemui di WhatsApp.

Sementara itu, Koum belum memberikan konfirmasi pasca tweet-nya menjadi pemberitaan.

WhatsApp sendiri didirikan pada 2009 dan saat ini menjadi salah satu layanan instant messaging populer di dunia. Layanan ini diakuisisi oleh Facebook pada Februari 2014.

Pasca diakuisisi, jumlah penggunanya mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Dalam sebuah postingan blog pada bulan lalu, WhatsApp mengumumkan telah memiliki lebih dari 500 juta pengguna aktif.

Untuk merayakan pencapaian setengah miliar pengguna itu, Koum menyatakan akan fokus memperbaiki layanan tersebut. Namun dia menegaskan bahwa WhatsApp belum memikirkan monetisasi, meski jumlah pengguna terus membumbung.

TAG :